Minggu, 04 November 2012

Tanggung Jawab Sosial (T2)

Banyak perusahaan yang sadar tentang pentingnya tanggung jawab social perusahaan terhadap konsumen dan juga lingkungan di sekitarnya. Misalnya saja PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, BSD Green Office Park, HSBC Indonesia, PT Antam (Persero) Tbk, PT Semen Gresik (Persero) Tbk, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Surabaya Plaza Hotel, PT PP (Persero) Tbk, PT BNI (Persero) Tbk, PT SMART Tbk (Kalimantan Barat), PT Riau Andalana Pulp and Paper, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, PT Astra Agro Lestari Tbk, PT Telekomunikasi Selular, PT Bukit Asam (Persero) Tbk), Sinarmas Forestry, PT Wiraswasta Gemilang Indonesia, PT Bakrieland Development Tbk, Djarum Trees for Life, PT Freeport Indonesia, dan Total EP Indonesia.

Tanggung jawab Sosial Perusahaan adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.

Etika Bisnis Dalam Berbisnis ( T1 )

Etika adalah bagian dari filsafat yang membahas secara rasional dan kritis tentang nilai, norma atau moralitas. Dengan demikian, moral berbeda dengan etika. Norma adalah suatu pranata dan nilai mengenai baik dan buruk, sedangkan etika adalah refleksi kritis dan penjelasan rasional mengapa sesuatu itu baik dan buruk. Menipu orang lain adalah buruk. Ini berada pada tataran moral, sedangkan kajian kritis dan rasional mengapa menipu itu buruk apa alas an pikirannya, merupakan lapangan etika. Salah satu kajian etika yang amat populer memasuki abad 21 di mellinium ketiga ini adalah etika bisnis.

Di zaman klasik bahkan juga di era modern, masalah etika bisnis dalam dunia ekonomi tidak begitu mendapat tempat. Maka tidak aneh bila masih banyak ekonom kontemporer yang menggemakan cara pandang Ekonomi Klasik Adam Smith. Mereka berkeyakinan bahwa sebuah bisnis tidak mempunyai tanggung jawab sosial dan bisnis terlepas dari “ etika ”. Dalam ungkapan Theodore Levitt, tanggung jawab perusahaan hanyalah mencari keuntungan ekonomis belaka.